ads header

Kamis, 07 November 2013

Klasifikasi Tanaman Mangga Harum Manis

0
Klasifikasi Tanaman mangga Harum Manis Jenis Mangga harum manis berasal dari dalam negeri sendiri, dari Indonesia. Walau tergolong buah lokal namun buah ini sangat laku di pasaran baik didalam negeri maupun pasar luar negeri, mangga ini disebut mangga harum manis memang karena rasanya manis dan berbau harum. Mangga cangkokan mulai berbuah pada umur 4 tahun, mangga okulasi pada umur 5-6 tahun. Banyaknya buah panen pertama hanya 10-15 buah, pada tahun ke 10 jumlah buah dapat mencapai 300-500 buah/pohon. Panen besar biasanya jatuh di bulan September s/d Oktober. Penyiangan : Penyiangan tidak dapat dilakukan sembarangan, rumput/gulma yang telah dicabut dapat dibenamkan atau dibuang ke tempat lain agar tidak tumbuh lagi. Penyiangan juga biasa dilakukan pada waktu penggemburan dan pemupukan.
Klasifikasi Tanaman Mangga Harum Manis
  • Kerajaan:  Plantae
  • Filum:  Magnoliophyta
  • Kelas:  Magnoliopsida
  • Ordo:  Sapindales
  • Famili:  Anacardiaceae
  • Genus:  Mangifera
  • Spesies: M. indica
  • Nama binomial: Mangifera indica L.
Penggemburan/Pembubunan : Tanah yang padat dan tidak ditumbuhi rumput di sekitar pangkal batang perlu digemburkan, biasanya pada awal musim hujan. Penggemburan tanah di kebun mangga cangkokan jangan dilakukan terlalu dalam. Perempelan/Pemangkasan : Pemangkasan bertujuan untuk membentuk kanopi yang baik dan meningkatkan produksi. Ketika tanaman telah mulai bertunas perlu dilakukan pemangkasan tunas agar dalam satu cabang hanya terdapat 3–4 tunas saja. Tunas yang dipilih jangan terletak sama tinggi dan berada pada sisi yang berbeda. Tunas dipelihara selama kurang lebih 1 tahun saat tunas-tunas baru tumbuh kembali. Pada saat ini dilakukan pemangkasan kedua dengan meninggalkan 2-3 tunas. Pemangkasan ketiga, 1 tahun kemudian, dilakukan dengan cara yang sama dengan pemangkasan ke-2.
Pemupukan: Pemupukan bisa digunakan pupuk organik dan anorganik, pupuk organik bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos, sedang pupuk anorganik bisa menggunakan NPK (10-10-20).[kt]